Peran Perempuan sebagai Pendidik Pertama

Peran Perempuan sebagai Pendidik Pertama

 

AVvXsEhmh1F9-9ruxFI4OzBn-ELYntW_gj0-BKEobB1-ZXpO2wOrM5gVGBM-ER3dqlVzvkAiqQQW4ZNVzzch8CYhXys1V834Qpyx6u6WhwPqy-a8o8IGG4ZEe5x7T_g0TwTrDAqYq7gqcqL9hZuQ3z7ijMjZYOgK4_f7Pq1OnbU58RjA7yPFCPwMKxzAa0yC=s320

Perempuan mempunyai peran utama di dalam keluarga, perempuan adalah pendidikan atau madrasah pertama. Pendidikan dan perempuan, merupakan dua elemen yang berbeda namun tak dapat dipisahkan. Sistem pendidikan jika tak menyertakan perempuan maka itu bukan esensi pendidikan, karena pendidikan adalah bagaimana menciptakan keadilan yang humanis. Karena dengan mengalienasi perempuan dari pendidikan, maka sama halnya dengan melanggengkan kebodohan untuk dominasi kekuasaan pada segelintir mahkluk.

Perempuan sebagai sekolah pertama untuk seorang anak kelak, maka dari itu pendidikan dalam peran perempuan itu sangat penting. Tidak hanya pendidikan tentang akademik saja melainkan juga pelajaran non akademik, banyak yang harus dikuasai oleh perempuan karena perempuan itu juga harus bisa mengembangkan potensi yang dimiliki nya, membentuk karakter yang dimiliki nya, dan menjadi seorang yang dijunjung tinggi pendidikannya .

Untuk itu kita sebagai perempuan itu harus punya tekad yang kuat untuk terus mengejar sebuah pendidikan yang akan menumbuhkan rasa bangga pada diri sendiri dan juga akan berguna kepada orang lain. Kenapa demikian? Karena kita bisa simpulkan bahwa perempuan itu bisa menjadi apapun dalam menjalankan perannya. Jangan pernah berpikir bahwa apa yang sedang kita rintis sekarang sebagai perempuan ini hanyalah sebuah hal yang sia-sia. Ingat bahwa setiap pencapaian itu pasti ada proses, tidak mungkin setiap apa yang kita jalani itu berjalan dengan mulus tanpa lika-liku.

Pada dasar nya pendidikan bagi perempuan itu tidak hanya satu, tetapi juga termasuk bagaimana cara bertindak melalui pola pikir, perasaan, dan logika. Why did it happen? Karena jika hanya pintar itu tidak bisa, jika hanya mengandalkan kepintaran itu tidak cukup, ingat, orang pintar akan kalah dengan orang yang cerdas, dan orang yang cerdas, akan kalah dengan orang yang beruntung. Maksud beruntung disini itu hanya kebetulan saja di waktu yang mendesak, dan ini tidak boleh menjadi alasan untuk tidak berusaha, tetapi kita harus tetap terus fokus pada tekad awal tadi.


AVvXsEjUk3GR4ydG9FON-Ong-pzkyyTKy8FZwAnNDeP_c7Cu7Pyy3svbTGOVwoaQRH9RDXtnAFliKjtGDDyOrixhLPUWfsaB8KzOa59RT2Gbr4q0PTKT7SYUoLyEUpirU787v9PoXM5mKglRmHRvnLBoROGqilUt8ytmTfxHFGnK41869BWxxdd4aB_ACXPg=s320

Jika kita memiliki pendidikan yang layak, itu juga bisa menjadi acuan potensi untuk orang-orang sekitar. Kita sebagai perempuan jangan pernah bergantung pada orang lain. ah saya harus menikah dengan lelaki yang kaya itu adalah pola pikir yang salah, tapi ubah mindset itu menjadi aku. Aku harus menjadi wanita yang berjaya, aku harus menjadi wanita sukses dan berkelas ini adalah pola pikir hang hebat. Kenapa? Karena memang wanita itu harus dijunjung tinggi, termasuk dalam peran pendidikan ini.

Kita sebagai perempuan juga tidak boleh lemah di depan orang lain termasuk pria. Tidak layak kita mengeluh di depan orang lain yang bahkan kita tidak tau seberapa kuat juga mereka dalam berusaha , Boleh berkeluh kesah tapi jangan terlalu lama, kita harus bangkit. Jatuh, bangkit lagi. ingat, mungkin kita memang sering merasakan lelah, entah itu lelah hati, fisik, atau mental, tapi kalian harus tetap liat lurus kedepan bahwa masih banyak orang-orang yang menunggu kalian di atas kesuksesan.

Termasuk orang-orang yang kita cintai dan yang mencintai kita. Contohnya adalah orang tua, ingat,bahwa mereka sangat berjasa kepada kalian sebagai perempuan, maka berilah mereka emas di tengah-tengah ke terpurukan. Berilah mereka balasan di dalam perjalanan jeri payahnya. mau kalian membalas ke mereka itu tidak akan bisa menggantikan semua pengorbanan mereka untuk kita, tapi itu menjadi salah satu alasan kuat bahwa mereka bangga mempunyai kita sebagai perempuan.

disini kita harus membuktikan ke mereka bahwa mahkota mereka ini sedang berusaha menuju pendidikan tertinggi, bahwa mahkota mereka ini sedang berusaha keras untuk menjadi seseorang yang akan dijunjung nantinya.

Karena seperti yang tadi sudah kita bahas sebelumnya, jika kita mempunyai pendidikan atau karir yang layak, itu bisa menjadi potensi untuk orang-orang sekitar pula. Jadikanlah setiap pelajaran yang kita dapat itu menjadi motivation for our future. Be a woman who respects her family, her husband, her parents, and her future children. Jadilah seorang perempuan yang bisa menjunjung tinggi keluarga nya, suami nya, dan anak nya kelak.

Menjadi seorang ibu juga harus berpendidikan, karena ibu memang menjadi panutan dan sekolah dini bagi anak-anak nya nanti. Harus bisa berdiri tegak dalam keadaan yang mengikat nanti. Perempuan hebat, perempuan kuat, dan perempuan cerdas itu merupakan bonus dari pentingnya peran pendidikan bagi perempuan. Dan kita harus ingat kata almarhum Pak B.J.Habibie keberhasilan bukanlah milik orang pintar. Namun keberhasilan itu adalah milik orang yang senantiasa berusaha.


Bagikan Post


Komentar

    Belum Ada Komentar


Tambahkan Komentar

Kategori
Artikel Populer
Cara membuat Eco-Enzyme di rumah Jum'at, 21 Agustus 2020
Jasa Sewa Zoom ExcellencIA Senin, 11 Januari 2021
Sekolah Penulis Selasa, 13 Oktober 2020
Event Terdekat

Tidak Ada Event Terdekat

Facebook

Twitter